KOMUNIKASI HATI QUANTUM
Oleh :
Izza Auliyai Rabby : 18107030019
Prodi Ilmu Komunikasi A 2018

Studi Pengantar Ilmu Komunikasi
Dosen pengampu : Fajar Iqbal M.Kom
Fakultas Ilmu Sosial Dan Humaniora
Daftar
Isi
Daftar
Isi..........................................................................................................................................1
Abstrak...........................................................................................................................................3
1. Pendahuluan......................................................................................................................4
1.1 Latar
Belakang..............................................................................................................4
1.2 Tujuan Dan
Manfaat......................................................................................................4
1.3 Batasan
Masalah............................................................................................................4
1.4 Metodologi.....................................................................................................................4
1.5 Telaah Pustaka...............................................................................................................4
1.6 Kerangka
teori................................................................................................................5
2. Pembahasan........................................................................................................................6
2.1 Penelitian 1 : Komunikasi Intrapribadi
(hati)................................................................6
2.2 Penelitian 2 : Hati, Proses Quantum dan dampaknya menurut islam............................7
3. Penutup...............................................................................................................................9
3.1 Kesimpulan....................................................................................................................9
3.2 Daftar Pustaka...............................................................................................................9
Abstrak
Hati
merupakan komponen penting manusia. Hati hadir dalam kehidupan manusia sebagai
kompas yang mengarahkan alur hidup seorang individu. Jikalau hatinya baik,
otomatis hidupnya akan diarahkan baik pula, begitupun sebaliknya. Hati menjadi
barometer dalam suatu tindak tanduk individu. Dari kenyataan tersebut, dapat
diartikan betapa pentingnya hunungan hati dengan keseluruhan komponen kehidupan
manusia. Hati mempunyai komunikasi yang menjadi komando terhadap seluruh organ
hidup manusia. Komunikasi hati masuk dalam ranah pembahasan komunikasi
intrapribadi. Ada beberapa bentuk
komunikasi yg digunakan oleh hati nurani kita untuk 'berbicara' dng diri kita
dan mengevaluasi perilaku yg sudah maupun yg belum kita lakukan. Berbicara
dengan diri sendiri atau dialog batin. hal ini disebut juga 'self talk' atau
'inner dialogue' berbicara dengan diri sendiri ini merupakan salah satu bentuk
komunikasi hati nuarani. saat pikiran kita hening, kita bisa mendengar suara
hati kita dng jelas. Komunikasi hati masuk dalam pembahasan mekanika Quantum
dalam buku “Quantum Ikhlas”. Dimana hati menjadi subyek penelitian yang
menghasilkan suatu kesimpulan yang diluar nalar bagi sebagian orang. Believe atau kepercayaan menjadi sangat
berpengaruh dalam berbagai lini kehidupan berkenaan dengan hati. Dimana hati
itu percaya, maka ia akan mendapatkan apa yang ia percayai. Mengacu pada
perspektif agama, “Aku tergantung
prasangka hamba-Ku” menjadi bahasan menarik dan saling berkorelasi. Maka
dari itu, pembahasan tentang komunikasi-komunikasi Hati dalam bebeberapa
paradigm dan sudut pandang akan dicoba diuraikan dalam paper ini, dalam rangka
memenuhi tugas akhir semester studi pengantar ilmu komunikasi.
1.
Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
Hati merupakan salah satu organ tubuh terpenting, memiliki lebih dari
500 fungsi. Beberapa diantaranya meliputi melawan infeksi, memproses makanan yang telah diserap dari
usus, memproduksi getah empedu, senyawa yang berfungsi penting dalam sistem
pencernaan makanan, menyimpan zat besi, vitamin dan bahan-bahan kimia lain yang
penting, mengontrol tingkat/kadar lemak, glukosa/gula dan asam amino dalam
darah dan detoksifikasi atau membuang zat-zat racun dalam tubuh. Selain itu, Hati
tak ubahnya Motherboard dalam
komputer. Jikalau komputer rusak, maka, kemungkinan besar dalam system Motherboardnya. Jikalau rusak ia harus
diperbaiki. Komputer hanya akan berjalan berdasarkan aturan yang telah tertanam
dalam system komputer yang berada dalam motherboard. Analogi yang begitu pas untuk hati. Hati mengatur dan
menjadi kompas suatu tindak laku suatu individu.
Hati sendiri telah hadir dalam Ilmu Komunikasi sebagai komunikasi
Intrapribadi. Sedangkan, dalam perspektif agama hadir sebagai “Penentu
baik-buruknya suatu individu”. Berkaitan dengan hati, paper ini akan mengulas
beberapa pembahasan yang sesuai dengan visi UIN Sunan Kalijaga, Integrasi
Interkoneksi dalam keilmuan Islam dan Umum. Maka, dirumuskan beberapa
penelitian sebagai berikut :
Penelitian 1 : Hati dalam konteks komunikasi intrapribadi.
Penelitian 2 : Hati beserta proses Quantum-nya
serta dampaknya menurut perspektif agama.
1.2 Tujuan Dan Manfaat
Tujuan : Menganalisa proses-proses dalam komunikasi Pribadi (Hati)
Manfaat : Memberikan Kesimpulan betapa Fundamentalnya hati dalam
mempengaruhi tindakan suatu individu.
1.3 Batasan Masalah
Paper ini hanya membahas Komunikasi Intrapribadi (Hati) dalam Perspektif
mekanika kuantum dan dampak langsungnya yang sedikit dibahas melalui agama ;
sesuai visi UIN integrasi-interkoneksi ilmu Keagamaan dan Umum.
1.4 Telaah Pustaka
Berbagai penelitian terdahulu telah menghasilkan hal-hal baru serta
memperluas dan memberi “warna” da;am khazanah keilmuan tentang komunikasi hati.
Misalnya : dalam buku Komunikasi hati karya Nynyorino, atau Quantum Ikhlas
karya Erbe Sentanu serta berbagai Jurnal lainnya membahas tentang hati dan
korelasinya dalam kehidupan dalam berbagai perspektif dan paradigma. Makalah
ini akan mengulas beberapa hal terkait dengan hati dan “Komunikasinya” dengan
dampak langsung pada Individu.
1.5 Metodologi :
Penelitian sekunder dari berbagai sumber baik Fisik maupun Nonfisik.
Bersifat Kuantitatif deduktif. Mengambil dari berbagai penelitian sebelumnya
bersifat deduktif-analisis.
1.4 Kerangka Teori :

Dalam
diagram tersebut dijelaskan pengaruh lingkungan yang selanjutnya mempengaruhi
hati. Kemudian hati mempengaruhi lingkup yang lebin besar, yakni kehidupan
individu.
2.
Pembahasan
2.1
PENELITIAN 1 : HATI DALAM KONTEKS KOMUNIKASI INTRAPRIBADI.
Menurut cermat saya, komunikasi
intrapribadi atau lebih dalamnya komunikasi hati sangatlah terpengaruh terhadap
komunikasi in. Faktanya, Hati seseorang sangatlah berpengaruh dengan
variabel-variabel lingkungannya. Hati seseorang dipengaruhi oleh masa lalunya
juga lingkungan hidupnya.
Komunikasi Intrapribadi Menurut Devito,
komunikasi intrapersonal atau komunikasi intrapribadi adalah komunikasi yang
dilakukan dari diri sendiri dan untuk diri sendiri dengan tujuan untuk
berpikir, melakukan penalaran, menganalisis, dan merenung. Diri sendiri
berperan sebagai komunikator dan komunikan.
Komunikasi intrapersonal ini sengaja
dilakukan untuk memberikan informasi atau pesan kepada diri sendiri tujuannya
sebagai pengingat dan membiarkan diri sendiri untuk berpikir lebih baik lagi.
Menurut Studi Kasus, faktor-faktor
lingkungan juga masa lampau seseorang sangatlah berpengaruh. Sebagaimana contoh
sederhananya dalam suatu peribahasa, “Buah takkan jatuh jauh dari pohonnya”
atau perilaku seseorang yang lahir dilingkungan agamis dengan orang yang hidup
dilingkungan yang buruk akan sangat berbeda. Hati disini dapat berbicara hal
yang mempengaruhi secara langsung tindak-tanduk manusia secara subyektif. Kita
bisa ambil contoh dari 2 variabel, yakni :
1.
Komunikasi
Hati (Orang yang hidup dari lingkungan agamis) :
Sebagai
orang yang telah ditanamkan moral-moral agama, hatinya telah “Terdoktrin”
dengan hal-hal baik. Bereaksi dengan otomatis sesuai ajaran yang ia terima
dimasa lampaunya. Suatu hal yang dilarang akan dijauhi seperti mencuri. Ia
mengetahui bahwa mencuri itu dosa. Maka, seringkali hatinya berkata dan
melarangnya mencuri.
2.
Komunikasi
Hati ( Orang yang hidup dari lingkungan buruk) :
Mencuri
bisa saja stereotip buruk bagi sebagian manusia. Lain halnya, dengan seseorang
yang hatinya telah terdoktrin “Mencuri untuk memenuhi kebutuhan ; mencaari
nafkah” maka, hal yang buruk menjadi hal yang tabu baginya. Hatinya telah
terdoktrin. (Penelitian sikap hati, Jurnal-jurnal Komunikasi hati 2018)
Hal
ini dapat terjadi dikarenakan indoktrinisasi terus-menerus. Terutama pada masa
golden age 0-3 tahun. Dimana nilai-nilai atau ajaran yang ditanamkan di “makan”
oleh hati dan menjadi landasasan berfikir diterima dengan baik. Hingga menjadi
hal yang biasa oleh hati.
2.2
KOMUNIKASI INTRAPRIBADI (HATI),
BESERTA PROSES QUANTUM DAN DAMPAKNYA MENURUT KACAMATA ISLAM.
Hati dapat berkomunikasi.
Stimulus respon yang tak kasat mata bekerja. Antar Neuron otak dan hati
berkaitan dan bekerja berdampingan. Dalam
Islam diajarkan, isi selalu berpengaruh kepada penampilan. Ini merujuk pada
sabda Rasulullah SAW dalam sebuah hadis, "Dalam setiap tubuh ada segumpal
daging. Jika daging itu baik maka baiklah seluruh tubuh. Jika ia rusak maka
rusaklah seluruh tubuh itu. Ketahuilah, itu adalah kalbu." (HR Bukhari
Muslim).
Hati berjalan melalui perintah otak (Neokorteks)
tetapi, hati sendirilah yang mengatur tindak tanduk manusia. Hati memiliki
kekuatan 88% perintah iri tergantung hati (bawah sadar) sedangkan, pikiran
hanyalah 12% (Erbe Sentanu : 2006).
Hati berjalan melalui proses mekanika Quantum ; proses
pengukuran hal-hal yang tidak terlihat, tetapi dapat dirasakan. Semacam koneksi
mengalir didalam tubuh menurut atas perintah hati yang secara langsung
memberikan rangsangan atau stimulus terhadap tindak tanduk manusia. Niat,
kepercayaan, tekad. Lebih nerpengaruh daripada tindakan fisik manusia. Hal ini
dapat dijabarkan berdasarkan penelitian berikut.
1. Tekad, Niat merupakan
proses-proses quantum (tak dapat dilihat)
a. Penelitian pribadi
terhadap orang-orang berprestasi. Padahal ; kondisi fisik mereka lemah. Sekian orang berbadan kuat dan umur yang
masih belia serngkali kalah dengan orangtua dalam berkarya. Hal ini bisa
dilihat dari realitas sosial seperti hal sederhana antara kurva perbandingan
jumlah antara pemuda dengan orang tua yang pergi ke masjid.
b. Kondisi ekonomi bahkan
usia tidak menghalangi. Berdasarkan penelitian justru atas tekanan ekonomi
membuat manusia berkarakter. Bahkan, orang yang kaya bisa kalah dalam
berprestasi. Semuanya berdasarkan hati. Kekuatan manusia ada dalam hatinya.
2. Hati dan korelasi
langsung terhadap tubuh.
1. Kepercayaan dapat
menyembuhkan kemandulan. Erbe Sentanu pengarang buku Quantum ikhlas mengalami
sendiri dan didiagnosa kemandulan. Namun, ia percaya akan keajaiban. Akhirnya,
ia berhasil punya anak.
2. Hati sumber penyakit. Rumah
sakit-rumah sakit di jerman menyatakan karena sebagian penyakit dipicu dari
“Penyakit Hati ; dengki, iri dsb.” Akhirnya, mengadakan terapi dengan Alquran
memanfaatkan gelombang suara yang mempengaruhi langsung hati hingga sembuh
(Seminar Kesehatan 2016)
3. Kanker hancur dengan
kepercayaan. Gadis kecil yang didiagnosa akan mati karena kanker otak terus
saja percaya akan ada harapan. Hingga sembuh karena kepercayaannya sembari
terus menghafal alquran (Keajaiban Alquran : 2006)
4. Penyakit terkadang
timbul karena kepercayaan terhadap adanya penyakit tersebut pada diri seseorang
(Artikel kesehatan : 2018)
Mengacu pada
berbagai variabel di atas memang benarlah terjadi komunikasi antara hati dengan
tindak tanduk tubuh. Bahkan, berbagai aspek kesehatan juga dipengaruhi oleh
tubuh. membuktikan faktor yang mempengaruhi tingkat kepercayaan. Adapun
penelitian lainnya mengatakan bahwa karakteristiknya adalah responden yang
pernah mendapat layanan rawat jalan di RS Premier Surabaya dalam sebulan terakhir
Responden dalam penelitian ini berjumlah 255 orang. Analisis dalam penelitian
ini menggunakan SEM (Structural Equation Modeling) dan diolah menggunakan
software SPSS versi 18.0 for Windows serta AMOS versi 22.0 for Windows untuk
pengujian Model Measurement, Structural, dan Multigroup SEM Analysis. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis pengaruh hubungan antara affection
dengan patient trust, cognition dengan patient trust, dan patient trust dengan
WOM intention terbukti terdukung dan signifikan (Digilib Surabaya : 2017 )
Kepercayaan dari hati, berakhir pada realita.
3.
Penutup
3.1
Kesimpulan.
Dalam setiap tubuh ada segumpal daging. Jika daging
itu baik maka baiklah seluruh tubuh. Jika ia rusak maka rusaklah seluruh tubuh
itu. Ketahuilah, itu adalah kalbu." (HR Bukhari Muslim). Hadits ini
menjabarkan proses-proses komunikasi hati dan pengaruhnya. Hati terpengaruh
oleh masa lalu, dan lingkungan. Dari hati manusia berbicara, bertindak, juga
merasakan. Hati menjadi perhatian utama bagi manusia. Karena disitulah
pusatnya! Pusat penentuan manusia
3.2 Daftar
Pustaka
Mulyana,
Dedy. Ilmu Komunikasi : Suatu Pengantar. 2007. Rosda
Setiawan,
Agus. Bacakilat. 2011. Jakarta : Gramedia
Nyonyorino.
Komunikasi Hati. 2009. Jakarta : Elex Media Komputindo
Sentanu,
Erbe. Quantum Ikhlas. 2006. Jakarta : Quantum
Internet
:
Digilib-uin suka.ac.id
Digilib.UNY.ac.id
Digilib.ubaya.ac.id
Republika.com
Academia.edu
Blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar