Senin, 09 Desember 2019

Komunikasi Hati Quantum



KOMUNIKASI HATI QUANTUM
Oleh :
Izza Auliyai Rabby : 18107030019
Prodi Ilmu Komunikasi A 2018



Studi Pengantar Ilmu Komunikasi
Dosen pengampu : Fajar Iqbal M.Kom
Fakultas Ilmu Sosial Dan Humaniora



Daftar Isi
Daftar Isi..........................................................................................................................................1
Abstrak...........................................................................................................................................3
1.      Pendahuluan......................................................................................................................4
1.1 Latar Belakang..............................................................................................................4
1.2 Tujuan Dan Manfaat......................................................................................................4
1.3 Batasan Masalah............................................................................................................4
1.4 Metodologi.....................................................................................................................4
1.5 Telaah Pustaka...............................................................................................................4
1.6 Kerangka teori................................................................................................................5
2.      Pembahasan........................................................................................................................6
2.1  Penelitian 1 : Komunikasi Intrapribadi (hati)................................................................6
2.2  Penelitian 2 : Hati, Proses Quantum dan dampaknya menurut islam............................7
3.      Penutup...............................................................................................................................9
3.1  Kesimpulan....................................................................................................................9
3.2  Daftar Pustaka...............................................................................................................9












Abstrak
Hati merupakan komponen penting manusia. Hati hadir dalam kehidupan manusia sebagai kompas yang mengarahkan alur hidup seorang individu. Jikalau hatinya baik, otomatis hidupnya akan diarahkan baik pula, begitupun sebaliknya. Hati menjadi barometer dalam suatu tindak tanduk individu. Dari kenyataan tersebut, dapat diartikan betapa pentingnya hunungan hati dengan keseluruhan komponen kehidupan manusia. Hati mempunyai komunikasi yang menjadi komando terhadap seluruh organ hidup manusia. Komunikasi hati masuk dalam ranah pembahasan komunikasi intrapribadi. Ada beberapa bentuk komunikasi yg digunakan oleh hati nurani kita untuk 'berbicara' dng diri kita dan mengevaluasi perilaku yg sudah maupun yg belum kita lakukan. Berbicara dengan diri sendiri atau dialog batin. hal ini disebut juga 'self talk' atau 'inner dialogue' berbicara dengan diri sendiri ini merupakan salah satu bentuk komunikasi hati nuarani. saat pikiran kita hening, kita bisa mendengar suara hati kita dng jelas. Komunikasi hati masuk dalam pembahasan mekanika Quantum dalam buku “Quantum Ikhlas”. Dimana hati menjadi subyek penelitian yang menghasilkan suatu kesimpulan yang diluar nalar bagi sebagian orang. Believe atau kepercayaan menjadi sangat berpengaruh dalam berbagai lini kehidupan berkenaan dengan hati. Dimana hati itu percaya, maka ia akan mendapatkan apa yang ia percayai. Mengacu pada perspektif agama, “Aku tergantung prasangka hamba-Ku” menjadi bahasan menarik dan saling berkorelasi. Maka dari itu, pembahasan tentang komunikasi-komunikasi Hati dalam bebeberapa paradigm dan sudut pandang akan dicoba diuraikan dalam paper ini, dalam rangka memenuhi tugas akhir semester studi pengantar ilmu komunikasi.




1. Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
Hati merupakan salah satu organ tubuh terpenting, memiliki lebih dari 500 fungsi. Beberapa diantaranya meliputi melawan infeksi,  memproses makanan yang telah diserap dari usus, memproduksi getah empedu, senyawa yang berfungsi penting dalam sistem pencernaan makanan, menyimpan zat besi, vitamin dan bahan-bahan kimia lain yang penting, mengontrol tingkat/kadar lemak, glukosa/gula dan asam amino dalam darah dan detoksifikasi atau membuang zat-zat racun dalam tubuh. Selain itu, Hati tak ubahnya Motherboard dalam komputer. Jikalau komputer rusak, maka, kemungkinan besar dalam system Motherboardnya. Jikalau rusak ia harus diperbaiki. Komputer hanya akan berjalan berdasarkan aturan yang telah tertanam dalam system komputer yang berada dalam motherboard. Analogi yang begitu pas untuk hati. Hati mengatur dan menjadi kompas suatu tindak laku suatu individu.
Hati sendiri telah hadir dalam Ilmu Komunikasi sebagai komunikasi Intrapribadi. Sedangkan, dalam perspektif agama hadir sebagai “Penentu baik-buruknya suatu individu”. Berkaitan dengan hati, paper ini akan mengulas beberapa pembahasan yang sesuai dengan visi UIN Sunan Kalijaga, Integrasi Interkoneksi dalam keilmuan Islam dan Umum. Maka, dirumuskan beberapa penelitian sebagai berikut :
Penelitian 1 : Hati dalam konteks komunikasi intrapribadi.
Penelitian 2 : Hati beserta proses Quantum-nya serta dampaknya menurut perspektif agama.
1.2 Tujuan Dan Manfaat
Tujuan : Menganalisa proses-proses dalam komunikasi Pribadi (Hati)
Manfaat : Memberikan Kesimpulan betapa Fundamentalnya hati dalam mempengaruhi tindakan suatu individu.
1.3 Batasan Masalah
Paper ini hanya membahas Komunikasi Intrapribadi (Hati) dalam Perspektif mekanika kuantum dan dampak langsungnya yang sedikit dibahas melalui agama ; sesuai visi UIN integrasi-interkoneksi ilmu Keagamaan dan Umum.
1.4 Telaah Pustaka
Berbagai penelitian terdahulu telah menghasilkan hal-hal baru serta memperluas dan memberi “warna” da;am khazanah keilmuan tentang komunikasi hati. Misalnya : dalam buku Komunikasi hati karya Nynyorino, atau Quantum Ikhlas karya Erbe Sentanu serta berbagai Jurnal lainnya membahas tentang hati dan korelasinya dalam kehidupan dalam berbagai perspektif dan paradigma. Makalah ini akan mengulas beberapa hal terkait dengan hati dan “Komunikasinya” dengan dampak langsung pada Individu.
1.5 Metodologi :
Penelitian sekunder dari berbagai sumber baik Fisik maupun Nonfisik. Bersifat Kuantitatif deduktif. Mengambil dari berbagai penelitian sebelumnya bersifat deduktif-analisis.
1.4 Kerangka Teori :
Dalam diagram tersebut dijelaskan pengaruh lingkungan yang selanjutnya mempengaruhi hati. Kemudian hati mempengaruhi lingkup yang lebin besar, yakni kehidupan individu.



2. Pembahasan

2.1 PENELITIAN 1 : HATI DALAM KONTEKS KOMUNIKASI INTRAPRIBADI.
Menurut cermat saya, komunikasi intrapribadi atau lebih dalamnya komunikasi hati sangatlah terpengaruh terhadap komunikasi in. Faktanya, Hati seseorang sangatlah berpengaruh dengan variabel-variabel lingkungannya. Hati seseorang dipengaruhi oleh masa lalunya juga lingkungan hidupnya.
Komunikasi Intrapribadi Menurut Devito, komunikasi intrapersonal atau komunikasi intrapribadi adalah komunikasi yang dilakukan dari diri sendiri dan untuk diri sendiri dengan tujuan untuk berpikir, melakukan penalaran, menganalisis, dan merenung. Diri sendiri berperan sebagai komunikator dan komunikan.
Komunikasi intrapersonal ini sengaja dilakukan untuk memberikan informasi atau pesan kepada diri sendiri tujuannya sebagai pengingat dan membiarkan diri sendiri untuk berpikir lebih baik lagi.
Menurut Studi Kasus, faktor-faktor lingkungan juga masa lampau seseorang sangatlah berpengaruh. Sebagaimana contoh sederhananya dalam suatu peribahasa, “Buah takkan jatuh jauh dari pohonnya” atau perilaku seseorang yang lahir dilingkungan agamis dengan orang yang hidup dilingkungan yang buruk akan sangat berbeda. Hati disini dapat berbicara hal yang mempengaruhi secara langsung tindak-tanduk manusia secara subyektif. Kita bisa ambil contoh dari 2 variabel, yakni :
1.      Komunikasi Hati (Orang yang hidup dari lingkungan agamis) :
Sebagai orang yang telah ditanamkan moral-moral agama, hatinya telah “Terdoktrin” dengan hal-hal baik. Bereaksi dengan otomatis sesuai ajaran yang ia terima dimasa lampaunya. Suatu hal yang dilarang akan dijauhi seperti mencuri. Ia mengetahui bahwa mencuri itu dosa. Maka, seringkali hatinya berkata dan melarangnya mencuri.
2.      Komunikasi Hati ( Orang yang hidup dari lingkungan buruk) :
Mencuri bisa saja stereotip buruk bagi sebagian manusia. Lain halnya, dengan seseorang yang hatinya telah terdoktrin “Mencuri untuk memenuhi kebutuhan ; mencaari nafkah” maka, hal yang buruk menjadi hal yang tabu baginya. Hatinya telah terdoktrin. (Penelitian sikap hati, Jurnal-jurnal Komunikasi hati 2018)

Hal ini dapat terjadi dikarenakan indoktrinisasi terus-menerus. Terutama pada masa golden age 0-3 tahun. Dimana nilai-nilai atau ajaran yang ditanamkan di “makan” oleh hati dan menjadi landasasan berfikir diterima dengan baik. Hingga menjadi hal yang biasa oleh hati.

2.2    KOMUNIKASI INTRAPRIBADI (HATI), BESERTA PROSES QUANTUM DAN DAMPAKNYA MENURUT KACAMATA ISLAM.

Hati dapat berkomunikasi. Stimulus respon yang tak kasat mata bekerja. Antar Neuron otak dan hati berkaitan dan bekerja berdampingan. Dalam Islam diajarkan, isi selalu berpengaruh kepada penampilan. Ini merujuk pada sabda Rasulullah SAW dalam sebuah hadis, "Dalam setiap tubuh ada segumpal daging. Jika daging itu baik maka baiklah seluruh tubuh. Jika ia rusak maka rusaklah seluruh tubuh itu. Ketahuilah, itu adalah kalbu." (HR Bukhari Muslim).
Hati berjalan melalui perintah otak (Neokorteks) tetapi, hati sendirilah yang mengatur tindak tanduk manusia. Hati memiliki kekuatan 88% perintah iri tergantung hati (bawah sadar) sedangkan, pikiran hanyalah 12% (Erbe Sentanu : 2006).
Hati berjalan melalui proses mekanika Quantum ; proses pengukuran hal-hal yang tidak terlihat, tetapi dapat dirasakan. Semacam koneksi mengalir didalam tubuh menurut atas perintah hati yang secara langsung memberikan rangsangan atau stimulus terhadap tindak tanduk manusia. Niat, kepercayaan, tekad. Lebih nerpengaruh daripada tindakan fisik manusia. Hal ini dapat dijabarkan berdasarkan penelitian berikut.
1.      Tekad, Niat merupakan proses-proses quantum (tak dapat dilihat)
a.       Penelitian pribadi terhadap orang-orang berprestasi. Padahal ; kondisi fisik mereka lemah.  Sekian orang berbadan kuat dan umur yang masih belia serngkali kalah dengan orangtua dalam berkarya. Hal ini bisa dilihat dari realitas sosial seperti hal sederhana antara kurva perbandingan jumlah antara pemuda dengan orang tua yang pergi ke masjid.
b.      Kondisi ekonomi bahkan usia tidak menghalangi. Berdasarkan penelitian justru atas tekanan ekonomi membuat manusia berkarakter. Bahkan, orang yang kaya bisa kalah dalam berprestasi. Semuanya berdasarkan hati. Kekuatan manusia ada dalam hatinya.
2.      Hati dan korelasi langsung terhadap tubuh.
1.      Kepercayaan dapat menyembuhkan kemandulan. Erbe Sentanu pengarang buku Quantum ikhlas mengalami sendiri dan didiagnosa kemandulan. Namun, ia percaya akan keajaiban. Akhirnya, ia berhasil punya anak.
2.      Hati sumber penyakit. Rumah sakit-rumah sakit di jerman menyatakan karena sebagian penyakit dipicu dari “Penyakit Hati ; dengki, iri dsb.” Akhirnya, mengadakan terapi dengan Alquran memanfaatkan gelombang suara yang mempengaruhi langsung hati hingga sembuh (Seminar Kesehatan 2016)
3.      Kanker hancur dengan kepercayaan. Gadis kecil yang didiagnosa akan mati karena kanker otak terus saja percaya akan ada harapan. Hingga sembuh karena kepercayaannya sembari terus menghafal alquran (Keajaiban Alquran : 2006)
4.      Penyakit terkadang timbul karena kepercayaan terhadap adanya penyakit tersebut pada diri seseorang (Artikel kesehatan : 2018)
Mengacu pada berbagai variabel di atas memang benarlah terjadi komunikasi antara hati dengan tindak tanduk tubuh. Bahkan, berbagai aspek kesehatan juga dipengaruhi oleh tubuh. membuktikan faktor yang mempengaruhi tingkat kepercayaan. Adapun penelitian lainnya mengatakan bahwa karakteristiknya adalah responden yang pernah mendapat layanan rawat jalan di RS Premier Surabaya dalam sebulan terakhir Responden dalam penelitian ini berjumlah 255 orang. Analisis dalam penelitian ini menggunakan SEM (Structural Equation Modeling) dan diolah menggunakan software SPSS versi 18.0 for Windows serta AMOS versi 22.0 for Windows untuk pengujian Model Measurement, Structural, dan Multigroup SEM Analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis pengaruh hubungan antara affection dengan patient trust, cognition dengan patient trust, dan patient trust dengan WOM intention terbukti terdukung dan signifikan (Digilib Surabaya : 2017 ) Kepercayaan dari hati, berakhir pada realita.

3.                            Penutup
3.1 Kesimpulan.
Dalam setiap tubuh ada segumpal daging. Jika daging itu baik maka baiklah seluruh tubuh. Jika ia rusak maka rusaklah seluruh tubuh itu. Ketahuilah, itu adalah kalbu." (HR Bukhari Muslim). Hadits ini menjabarkan proses-proses komunikasi hati dan pengaruhnya. Hati terpengaruh oleh masa lalu, dan lingkungan. Dari hati manusia berbicara, bertindak, juga merasakan. Hati menjadi perhatian utama bagi manusia. Karena disitulah pusatnya! Pusat penentuan manusia

3.2 Daftar Pustaka
Mulyana, Dedy. Ilmu Komunikasi : Suatu Pengantar. 2007. Rosda
Setiawan, Agus. Bacakilat. 2011. Jakarta : Gramedia
Nyonyorino. Komunikasi Hati. 2009. Jakarta : Elex Media Komputindo
Sentanu, Erbe. Quantum Ikhlas. 2006. Jakarta : Quantum
Internet :
Digilib-uin suka.ac.id
Digilib.UNY.ac.id
Digilib.ubaya.ac.id
Republika.com
Academia.edu
Blogspot.com



Tidak ada komentar:

Posting Komentar