Senin, 09 Desember 2019

Resensi Buku Psikologi Komunikasi Jalaluddin Rahmat



Rounded Rectangle: Izza Auliyai Rabby/18107030019/Ilmu Komunikasi A 2018/Review Buku Psikom Karya Jalaluddin Rahmat

                                                                                                                                                                             


Resensi Buku :
Judul buku : Psikologi komunikasi
Penulis : Drs. Jalaluddin Rakhmat, M.Sc.
Penerbit : Pt Remaja Rosdakarya
Tahun terbit : Oktober 2008
Cetakan : Ke-26, 2008
Jumlah hlm : Xiii+332 hlm.
Jumlah bab : 7 bab
Ukuran buku : 20,5 × 28 cm

Hasil Review :
Buku ini bermaksud untuk meneliti hasil penelitian Susan Curtis.genie penting dari dua hal genie. Pertama, komunikasi amat esensial guna pertumbuhan kepribadian, termasuk kurangnya komunkasi akan menghambat pertumbuhan kepribadian. Kedua, komuikasi amat erat terkait dengan perilaku dan kesadaran manusia.
Dalam sejarah perkembangannya komunikasi awalnya di kembangkan oleh peneliti psikologi. Mereka adalah sarjana-sarjana psikologi, berikut di antaranya Wilbur Schramm (1980: 73-82) sarjana psikologi. Kurt Lewin ahli psikologi dinamika kelompok. Untuk definisi komunikasi, Dance (1970) menghimpun tidak kurang dari 98 definisi komunikasi. Definisi-definisi tersebut dilatarbelakangi berbagai perspektif: mekanistis, sosiologistis,dan psikologistis. Dance mengartikan komunikasi dalam kerangka psikologi behaviorisme sebagai usaha menimbulkan respons melalui lambang-lambang verbal,ketika lambang-lambang vebal tersebut bertindak sebagai stimuli.
Banyak teori dalam ilmu komunikasi dilatarbelakangi konsepsi-konsepsi psikologi tentang manusia. Toeri-teori persuasi sudah lama menggunakan konsepsi psikoanalisis yang melukiskan manusia sebagai mahluk yang di gerakkan oleh keinginan-keinginan terpendam (Homo Volens). Karakteristik komunikan manusia dipengaruhi beberapa faktor. Manusia bukan sekedar mahluk biologis yang membutuhkan makanan-minuman,istirahat, kebutuhan memelihara kelangsungan hidup akan tetapi prilaku manusia pun merupakan bawaan biologis. Selain mahluk biologis,manusia juga mahluk sosial di mana dalam proses sosial pun ikut mempengaruhi karakteristik. Komponen yang mempengaruhinya adalah komponen kognitif,komponen afektif dan komponen psikomotorik.
Komunikasi begitu esensial dalam masyarakat, sehingga setiap orang yang belajar tentang manusia mesti sesekali waktu menolehnya. Komunikasi telah ditelaah dari berbagai segi: antropologi, biologi, ekonomi, sosiologi, linguistik, psikologi, politik, matematik, engineering, neurofisiologi, filsafat, dan sebagainya. Sosiologi mempelajari komunikasi dalam konteks interaksi sosial, dalam mencapai tujuan-tujuan kelompok.
Ruang Lingkup Psikologi Komunikasi
            Hovland, Janis, dan Kelly, semuanya psikolog, mendefinisikan komunikasi sebagai ”the process by which an individual (the communicator) transmits stimuli (usually verbal) to modify the behavior of other individuals (the audience). Dance mengartikan komunikasi dalam kerangka psikologi behaviorisme sebagai usaha “menimbulkan respon melalui lambang-lambang verbal.” Kamus psikologi, menyebutkan enam pengertian komunikasi.
1. Penyampaian perubahan energi dari satu tempat ke tempat yang lain seperti dalam sistem saraf atau penyampaian gelombang-gelombang suara.
2. Penyampaian atau penerimaan sinyal atau pesan oleh organisme.
3. Pesan yang disampaikan
4. (Teori Komunikasi) Proses yang dilakukan satu sistem yang lain melalui pengaturan sinyal-sinyal yang disampaikan.
5. (K.Lewin) Pengaruh suatu wilayah persona pada wilayah persona yang lain sehingga perubahan dalam satu wilayah menimbulkan peribahan yang berkaitan pada wilayah lain.
6. Pesan pasien kepada pemberi terapi dalam psikoterapi.
            Psikologi mencoba menganalisa seluruh komponen yang terlibat dalam proses komunikasi. Pada diri komunikasi, psikologi memberikan karakteristik manusia komunikan serta faktor-faktor internal maupun eksternal yang mempengaruhi perilaku komunikasinya. Pada komunikator, psikologi melacak sifat-sifatnya dan bertanya: Apa yang menyebabkan satu sumber komunikasi berhasil dalam mempengaruhi orang lain, sementara sumber komunikasi yang lain tidak? Psikologi juga tertarik pada komunikasi diantara individu: bagaimana pesan dari seorang individu menjadi stimulus yang menimbulkan respon pada individu lainnya. Komunikasi boleh ditujukan untuk memberikan informasi, menghibur, atau mempengaruhi. Persuasif sendiri dapat didefinisikan sebagai proses mempengaruhi dan mengendalikan perilaku orang lain melalui pendekatan psikologis.
Penggunaan Psikologi Komunikasi dalam komunikasi yang efektif.
Fisher menyebut empat ciri :
-          Sensory receptionof stimuli (penerimaan stimuli secara inderawi).
-          Internal mediation of stimuli (proses yang mengantarai stimulus dan renspon).
-          Prediction of response (prediksi respon).
-          Reinforment of responses (peneguhan respon).
Pengertian, yakni penerimaan yang cermat  berupa stimulus dari komunikator
Kesenangan, bahwa, tidak semua komunikasi bertujuan menyampaikan informasi. inclusion, control, affection. Kebutuhan sosial adalah kebutuhan untuk manumbuhkan dan mempertahankan hubungan yang memuaskandengan orang lain dalam hal interaksi dan asosiasi (inclusion), pengendalian kekuasaan (control), dan cinta serta kasih sayang (affection).
Memengaruhi sikap, berupa komunikasi persuasif, beberapa disebabkan kontinuitas.
Hubungan Sosial yang baik, yakni komunikasi yang ditujukan guna menumbuhkan hubungan sosial yang baik, dimotivasi oleh kebutuhan sosial.
Tindakan, hasil nyata. Menimbulkan tindakan nyata memang indicator efektivitas yang paling penting. Karena untuk menimbulkan tindakan, kita harus berhasil lebih dahulu menanamkan pengertian, membentuk dan mengubah sikapatau menumbuhkan hubungan yang baik.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar